husband

Potret Keluarga

12:15


Pic from: Flickr

Jumat sampai dengan Ahad kemarin, saya mewakili Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kabupaten Sekadau mengikuti Pelatihan dan Workshop Konselor yang diadakan oleh Bidang Perempuan DPW PKS Kalimantan Barat. Pelatihan diisi oleh 3 orang pembicara, yaitu Ibu Dipl.Ing Diah Nurwitasari, Ibu Sri. W. Rahma, M.PSi, dan Ustadz Budi Darmawan, S.PSi.

Nah, hari ini saya bagi-bagi ilmu yang saya dapat dari pelatihan itu ya ^^

Materi ini disampaikan oleh Ustadz Budi Darmawan, yang adalah suami dari Ustadzah Yoyoh Yusroh (allahuyarham). Mereka memiliki 13 orang anak, yang ke 13 orang anaknya ini adalah anak-anak yang serba sholeh dan sholehah. Oke dokeh banget dah pokoknya.

Keluarga Ustadz Budi & Ustadzah Yoyoh Yusroh

How could they make the family that great?

Sebagai permulaan, kita harus bisa melihat existing condition atau berada di potret keluarga seperti apa kita berada. Menurut Ustadz Budi, ada beberapa jenis potret keluarga:

  • Potret Keluarga Arena Tinju
Seperti namanya, potret keluarga ini sehari-harinya dipenuhi oleh percekcokan. Kenapa cekcok? Karena, setelah dicek-cek, rupanya banyak yang tidak cocok, sehingga jadinya cekcok deh hehehehe. Dan layaknya sebuah Arena Tinju, suami dan istri tak pernah berdiri di sudut yang sama.
  • Potret Keluarga Pasar
Di poin ini, suami dan istri terlalu perhitungan. Masing-masing pihak merasa lebih banyak berkorban dibanding pasangannya.
  • Potret Keluarga Sekolah
Terjadi pola interaksi saling asah, asih, dan asuh dalam potret keluarga ini. Sesama anggota keluarga saling berbagi informasi yang bermanfaat.
  • Potret Keluarga Rumah Sakit
Walaupun tidak terjadi pada semua Rumah Sakit, namun di beberapa potret keluarga ini terjadi fokus yang terpecah pada status sosial. Bilamana datang pasien yang kurang mampu, pelayanan jadi kurang memuaskan. Sementara saat ada pasien yang punya duit banyak, bahkan bisa sampai sewa dokter pribadi. Nah, di potret keluarga ini terjadi yang mirip-mirip seperti itu. Ada uang abang disayang, tak ada uang ya gitu deh :p
  • Potret Keluarga Kuburan
Keluarga yang sepi, karena suami istri malas untuk saling tegur sapa. Sehingga, imbasnya adalah anak menjadi kurir atau penyampai pesan. Bukannya terjadi komunikasi yang lancar, yang ada malah makin runyam deh pola komunikasinya.
  • Potret Keluarga Masjid
Ini adalah sebaik-baiknya potret keluarga. Anggota keluarga dalam potret keluarga masjid berorientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat, meyakini bahwa mereka kelak akan dijumpakan dalam 1 paket, dijumpakan komplit 1 keluarga dalam jannahNya :)

Potret keluarga adalah penentu kepribadian anak, karena the real school of personality is FAMILY ^^

Nah, yang manakah potret keluarga teman-teman? 

You Might Also Like

2 comments

  1. semoga keluarga saya bisa jadi keluarga masjid :)

    ReplyDelete