about us

Post Wedding Session

00:36

Photo taken by: Rizki Fakhrurrazi

Alhamdulillah... Setelah menanti hampir 3 bulan, akhirnya kesampaian juga Post Wedding photo session kami. Walaupun berat badan kami berdua kian bertambah, hajarrrr sajaaa. Saya pribadi yakin, ga bakalan kentara deh. Pasti bisa ditutupin. Contohnya ya foto di atas itu, salah satu pose favorit saya hehehehe..

Foto yang di atas itu adek saya yang motret. Selain bareng Shafa Photography, adek saya yang memang lagi belajar photography juga membawa 1 temannya *sebut saja Ramadhan, nama sebenarnya* untuk mengabadikan momen yang dinanti-nanti ini. Bayangin aja, tadinya mau photo outdoor itu setelah akad nikah. Cuman, rupanya waktu itu di hari yang sama, Shafa Photography ada job motret di resepsi pengantin lain, yang ternyata adalah murid les Bahasa Inggris saya. Ajiib kan murid saya, nikah duluan.

Maka, bang Ivan selaku bosnya Shafa Photography pun menyatakan bahwa untuk sesi foto outdoor, kami bebas pilih hari. Sesempatnya kami, kata beliau. Nah, setelah menyesuaikan jadwal sana sini *padahal yang sibuk malah fotografernya hehe* akhirnya dipilihlah Senin, 18 April 2011 kemarin. Sangat pas untuk ajak serta adik saya karena dia lagi libur dalam rangka UAN. Jadi deh kami berangkaaat.

Alhamdulillah, cuaca sangat mendukung. Pagi sampai siang cerah, secerah hati kami berdua yang pagi kemarin berasa akan melangsungkan akad nikah lagi hehehehehe. Kami pake setelan kebaya putih, tapi beda dari setelan akad nikah kemarin. Yang spesial dari sesi post wedding ini: Kami memilih make-up natural supaya lebih orisinil :D

Dimulailah perjalanan menuju lokasi pemotretan. Sempat kaget waktu nyampe di daerah yang biasa sekedar saya lewati waktu selesai olahraga pagi. Betapa mata fotografer itu sangat lihai ya. Area yang bagi orang awam barangkali hanya nyaman untuk berjualan, numpang berteduh kala hujan, atau bahkan sekedar buat parkir kendaraan, ternyata jadi begitu indah saat ditangkap oleh kamera fotografer dengan jiwa seni tinggi. Sangat salut pada mereka berlima yang tadi keringatan ambil semua pose kami. Melihat sebagian hasil foto yang ada, alhamdulillah lumayan hilang rasa pegal di kaki.

Saya membayangkan, jika di tempat yang relatif 'biasa-biasa saja' dan sudah agak dicemari oleh tangan jahil manusia saja hasil foto bisa sebagus itu, bagaimana kalau berfoto di area terbuka lainnya seperti pantai, gunung, hutan dan sungai yang masih terjaga? Anyway, kembali teringat kata bang Ivan tadi. Peralatan hanyalah penunjang. Orang di belakang peralatan itulah yang sangat penting.

Dari sesi post wedding kemarin kami belajar, peralatan secanggih apapun tak kan bisa mengalahkan 'peralatan' ciptaan Allah :) Oh, dan juga satu lagi, bahwa pacaran setelah menikah itu sungguh ajiib :D

Regards,



Dinie & Acie.

You Might Also Like

5 comments

  1. Tempat nya itu menarik.....hijau bertema kan alam...sementara putih lambang kesucian. ya pernikahan itu suci...#Nyeleneh..hehhehee

    ReplyDelete
  2. padahal kalo dilihat secara langsung, tempatnya sangatlah tidak menarik karena kurang dikelola hehehe..

    ReplyDelete
  3. aih ... menarik ke? alhamdulillah

    ReplyDelete
  4. wha...wha... emang yang namanya post wed itu harus di budayakan mbak... salut deh... doakan segera nyusul #eh :)

    ReplyDelete
  5. aamiin, semoga segera menyusul ya dit :)

    ReplyDelete